Langkah-langkah Installasi & Konfigurasi Web server

Installasi & Konfigurasi Web serve


Apache adalah Web Server yang paling umum digunakan di sistem Linux. Web server digunakan untuk menampilkan halaman web yang diminta oleh komputer klien. Klien biasanya meminta dan melihat halaman web menggunakan aplikasi Web Browser.
Pengguna memasukkan Uniform Resource Locator (URL) untuk menunjuk ke server web dengan cara mengetikan Fully Qualified Domain Name nya (FQDN). Protokol yang paling umum digunakan untuk mentransfer halaman Web adalah Hyper Text Transfer Protocol (HTTP).  Selain itu, protokol lain seperti Hyper Text Transfer Protocol over Secure Sockets Layer  (HTTPS), dan File Transfer Protocol (FTP) juga didukung.
Apache Web Server sering digunakan dalam kombinasi dengan mesin database MySQL, bahasa scripting PHP, Python dan Perl. Konfigurasi ini disebut LAMP (Linux, Apache, MySQL dan Perl / Python / PHP) dan membentuk platform yang kuat dan kokoh untuk pengembangan dan penyebaran aplikasi berbasis Web.

Installasi


Sebelum masuk ke instalasi periksa terlebih dahulu IP nya dengan mengetik
ifconfig

Untuk menginstall Web server Apache2 di debian, masukan DVD debian disk 1 kedalam tray, dan dilakukan perintah berikut
sudo apt-get install apache2

Setelah diinstall, web server dapat langsung diakses dengan menggunakan alamat IP dari komputer server tersebut. File web tersimpan di direktori /var/www. Editlah file index dengan menggunakan nano dan lakukan perubahan seperlunya
 nano /var/www/index.html

Tampilan web server dapat diakses melalui browser dengan mengetikan alamat IP server.

Modul Userdir

Modul userdir adalah modul tambahan bagi apache yang digunakan agar setiap user mempunyai direktori web masing-masing. Adapun langkah-langkah installasi modul userdir adalah sebagai berikut
  1. Editlah file konfigurasi userdir agar sesuai dengan keinginan kita
    sudo nano /etc/apache2/mods-available/userdir.conf

    Gantilah public_html menjadi www. Perubahan ini bertujuan untuk merubah root direktori web user menjadi /home/nama_user/www. Perubahan ini bersifat opsional, jika tidak dirubah maka root direktori web user adalah /home/nama_user/public_html

  2. Setelah melakukan pengaturan modul userdir, aktifkan modul userdir dengan perintah
    sudo a2enmod userdir

  3. Restart service web server agar konfigurasi yang baru berlaku :
    # service apache2 restart

Dengan modul userdir yang aktif, setiap user yang terdaftar dapat mengakses situsnya dengan alamat http://IP_server/~nama_user. Pembuatan web user Untuk membuat web user, dilakukan perintah-perintah berikut :
  1. Tambahkan user baru Ketikan perintah berikut : # adduser nama_user Masukan password, kemudian konfirmasi password Isikan full name dan parameter lainnya, atau dikosongkan dengan menekan enter sehingga selesai
  2. Buat direktori web user
    # mkdir /home/nama_user/www

  3. Ubah hak akses direktori tersebut sehingga dapat dibaca oleh browser
    # chmod –R 755 /home/nama_user/www
  4. Buatlah sebuah file index.html di dalam direktori www yang baru kita buat. Untuk mempermudah pekerjaan admin, penambahan direktori web user bisa secara otomatis dilakukan setiap kali kita menambahkan user baru, dilakukan perintah-perintah berikut :
    # mkdir /etc/skel/www
    # chmod –R 755 /etc/skel/www

    Simpanlah file web default pada direktori /etc/skel/www, atau sebagai sampel, salin file web default yang ada di direktori /var/www dengan menggunakan perintah berikut :
    # cp /var/www/index.html /etc/skel/www 

Untuk selanjutnya, setiapkali dilakukan penambahan user baru, maka user tersebut telah mempunyai alamat web sendiri yang dapat dipanggil melalui alamat http://IP_server/~nama_user

Komentar