Pada
tulisan ini saya akan bahas langkah awal membuat website. Sebelum
sebuah aplikasi atau web dirilis, setidaknya akan melewati tiga tahap
awal. Tahapan ini akan memberi waktu bagi anggota tim untuk melakukan
pengujian tampilan, struktur dan fungsionalitas web.
Langkah Awal Membuat Website
Idealnya, langkah awal membuat website
ini bertujuan untuk membenahi permasalahan yang muncul selagi permasalah
tersebut masih kecil. Selain itu juga untuk memperbaiki desain untuk
mengkomunikasikan pesan anda secara lebih jelas.
Akan tetapi tiap tahapan awal tersebut
terkesan mirip dan kadang membingungkan satu sama lain. Pada tuisan ini
akan kita bahas masing-masing tahapan awal tersebut. Tiga tahapan
tersebut meliputi wireframes, mockups, dan prototype. Mari kita bahas
satu persatu.
Mengenal Wireframe
Wireframe biasanya ditampilkan dalam
bentuk kotak-kotak berwarna abu-abu dan merupakan blue print dasar dari
tampilan web yang akan dibuat. Tujuan utamanya adalah untuk menunjukkan
posisi dari tiap-tiap informasi yang akan muncul dihalaman web, tanpa
memikirkan terlebih dahulu terkait estetika.
Wireframe yang bagus sebaiknya menerangkan tentang:
- bagaimana pengelompokan isi atau content
- bagaimana struktur informasinya
- dasar visual yang ditampilkan untuk interaksi dengan pengguna atau User Interaction (UI)
Tujuan dari wireframe adalah untuk
memetakan secara konkrit bagi seluruh anggota tim terkait bagiamana
website akan didesain. Tujuan utama wireframe adalah dokumentasi dan
struktur desain, akan tetapi dapat juga ditunjukkan ke klien atau
stakeholder untuk mendapatkan feedback karena perubahan yang muncul
tidak akan susah untuk dilakukan.
Mengenal Mockups
Mockup memiliki ketelitian dengan range
menengah hingga sangat detail dan juga menampilkan fungsionalitas web.
Mockup memiliki detail visual seperti warna, typografi, dll. Dengan
melihat mockup, anda dapat melihat gambaran bagaimana hasil akhir dari
web yang akan dibuat. Sebuah mockup dapat dianggap sebagai draft desain
visual.
Wireframe meletakkan pondasi dasar
sedangkan mockup memperkaya tampilan visual. Selain melengkapi wireframe
dari sisi kebutuhan dokumentasi dan kemudahan mengorganisir tim, mockup
memiliki kelebihan yakni lebih menarik secara visual bagi klien.
Secara tampilan, mockup lebih mendekati
hasil akhir walaupun belum dilengkapi dengan fungsionalitas web. Bagian
fungsionalitas ini akan ada pada tahap prototype.
Mengenal Protoype
Prototype merupakan bagian akhir dari
ketiga fase awal dalam pembuatan website. Sebuah prototype sudah
dilengkapi dengan fungsionalitas dan kualitas desain UI yang lebih baik.
Selain melengkapi struktur informasi dan visualisasi dari dua tahap
sebelumnya, prototype berisi interaksi dengan user yang memungkinkan
pengguna untuk:
- mendapatkan pengalaman dengan content yang sebenarnya
- berinteraksi dengan UI layaknya produk jadi
- memprediksi dan menemukan solusi dari permasalahan sebelum dikembangkan lebih lanjut
Secara umum dalam proses desain
prototype, dibuat versi dasar dulu (low fidelity) yang kemudian
dilanjutkan dengan prototype yang jauh lebih detail setelah terdapat
beberapa perubahan. Sebuah prototype dengan kualitas high-fidelity
seharusnya sudah sangat mendekati produk web yang akan dihasilkan.
Jangan Lupa kunjungi Situe ini ya kawan ["http://kangtanto.com"]
Semoga Bermanfaat ....



Komentar
Posting Komentar